The Simple Past Tense



 
Hello Pembaca budiman
Setelah sukses jualan jamu dengan judul The Present Tense di pasar ini, kali ini juragan dodoll pengen belajar bahasa Inggris lagi. Tidak perlu banyak introduksi apa itu The Simple Past Tense. Rumus atau pola kalimatnya secara umum begini nih:
Subject Verb + ed or irregular verb*)
*) Irregular verb dapat dibaca di sini. Klik

Memulai bahasan tentang judul di atas, The Simple Past Tense gunanya untuk mengekspresikan suatu pernyataan tentang perbuatan (aksi) yang telah selesai di waktu tertentu yang jelas (spesifik) di masa lampau. Terkadang sang pembicara atau penulis mungkin juga tidak menjelaskan secara detil atau nyata tentang kapan kejadiannya terjadi. Artinya, dalam bahasa tulisan/lisan, terkadang waktu tidak diterangkan secara eksplisit.

Di bawah ini ada gambar peraga, untuk pembaca agar mudah memahami.

(1) Gunakan gambar 1 untuk menyatakan kejadian / peristiwa / pekerjaan di masa lampau yaitu sebelum saat ini, saat Anda membaca blog saya ini.

Sesuai dengan gambar, contoh kalimat di bawah ini menyatakan kejadian tunggal di masa lampau.
Gambar 1
  1. I visited Pasar Turi an hour ago
  2. I traveled to Singapore two years ago
  3. Rudi saw a movie yesterday
  4. She washed her car 
  5. He did not wash his car
  6. Indri did not see a movie yesterday
  7. Did Rully visit Pasar Turi an hour ago?
  8. Did you travel to Singapore last year?

(2) Gambar 2 memeragakan bagaimana menyatakan suatu peristiwa atau kejadian secara beruntun di waktu lampau. Kejadian itu terjadi dimulai dari 1, 2, 3, 4 dan seterusnya.


Gambar 2
Contoh kejadian beruntun di waktu lampau dengan keterangan waktu yang tidak jelas. 
  1. I finished work, walked to the garden, and found a nice place to hang out
  2. Indri arrived from the airport at 8, checked into the hotel at 9:30, and met her friends at 10:15
  3. Hilda took some references, wrote an article, and sent it to the Jawa Post daily newspaper, 
  4. Did you add flour, pour in the milk, and then add some eggs? 
(3) Simple paste tense juga digunakan untuk menyatakan suatu kejadian atau peristiwa yang berdurasi waktu dari permulaan hingga kapan berakhir di waktu lampau. Durasi waktu itu menunjukkan lamanya peristiwa, misalnya: for two years, for two weeks, for eight ours, for five minutes, all day, all year, dan lain-lain. Silahkan lihat contoh:


Gambar 3
  1. I lived in Banyuwangi for two years
  2. Indri studied German for four years
  3. Indra sat at the beach all day
  4. He talked on the phone for 30 minutes 
  5. She did not stay at the party the entire time
  6. Q: How long did you take a flight from Surabaya to Makassar? A: I took a flight for 2 hours.
  7. When Ebit G. Ade was younger, he often watched Wayang Kulit performance the entire time 
(4) Peragaan nomor 4 menunjukkan habit (kebiasan). The Simple Past Tense juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan suatu peristiwa atau kebiasaan dan kebiasaan tersebut sudah berhenti di masa lampau. Berarti kejadian tersebut sekarang tidak dilakukan lagi atau sudah berhenti. Hal ini sama pengertiannya dengan penggunaan "used to". Guna memperjelas gambaran peristiwa, maka dapat ditambahkan keterangan waktu, misalnya: always, often, usually, never, when I was a child, when I was younger, when I lived in Surabaya, after, before, dsb
  1. Indra drank whiskey
    Gambar 4
  2. Indri worked at her aunt's stall after school
  3. John never went to school, he always skipped class
  4. I used to smoke 2 packs a day.
  5. She was a good teacher. 
  6. I usually ate Rujak Cingur once a week when I lived in Surabaya
  7. When Ebiet G. Ade was younger, he often watched Wayang Kulit shows.
(5) Peragaan Gambar Nomor 5 adalah menunjukkan bahwa The Simple Past tense juga dapat digunakan untuk menyatakan atau menggambarkan fakta-fakta atau generalisasi yang tidak lama di masa lampau. Ini jelas hampir sama/mirip dengan kegunaan The Simple Past Tense pada nomor 4. Ekspresi dengan Used to juga dapat diartikan sama dengan simulasi nomor 5 ini. Silahkan simak Contohnya...
Gambar 5
  1. Indri was a shy as a child, but now she is very outgoing. (Waktu kecil, Indri anak yg pemalu)
  2. Lidiawati did not like chilli before (Lidiawati sebelumnya tak suka sambal, sekarang jangan ditawari)
  3. People paid much more to have a computer in the past. (Jaman dulu orang mau memiliki komputer harus bayar mahal)
  4. Hari did not drink coffee before. (kenyataannya sekarang suka kopi)
Simulasi nomor 4 dan 5, menunjukkan bahwa keadaan saat ini (present) berlawanan dengan ekspresi yang dinyatakan dengan kalimat dalam Simple Past tense. 
Misalnya :
  1. Peragaan no 4. When Ebiet G. Ade was younger, He often watched Wayang Kulit (berarti ketika masih muda saja Ebiet G. Ade sering menonton pertunjukan wayang kulit)
  2. Peragaan no 5. Indri was a shy as a child, but now she is very outgoing (berarti Indri sekarang bukan gadis pemalu lagi)

1 Response to "The Simple Past Tense"

  1. I like English sir, but I so dificult how to speak English hehe

    ReplyDelete

Juragan Dodoll Belajar Menulis yang Enak, Tidak Seenaknya Menulis. Juragan Dodoll menerima kritikan, saran dan komentar yang membangun. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, sebaiknya komentar yang dituliskan senantiasa berhubungan dengan isi (konten) tulisan. Mohon Maaf jika komentar Anda tidak segera muncul, karena harus melalui moderasi. Terima kasih, Anda sudah berkunjung di blog Juragan Dodoll. Salam